Biar Nggak Nombok Pas Sakit: Pahami Beda BPJS & Asuransi Majikan!

Jangan cuma cek gaji. Pahami beda tanggungan BPJS dan asuransi majikan. Temukan juga celah perlindungan yang wajib Kakak siapkan demi keluarga.

Share
Biar Nggak Nombok Pas Sakit: Pahami Beda BPJS & Asuransi Majikan!
Jenis-Jenis Asuransi Yang Wajib Diketahui (Ilustrasi: TemanRantau)

Halo, Teman Rantau. Pasti senang banget rasanya kalau kontrak kerja sudah turun dan siap berangkat kerja di luar negeri. Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru tanda tangan, ya.

Selain cek nominal gaji, ada satu hal yang pantang dilewatkan: urusan asuransi. Banyak PMI yang mikir kalau sudah punya BPJS Ketenagakerjaan, semua urusan medis sudah aman.

Padahal aturannya sangat berbeda saat kita berada di luar negeri. Jangan sampai pas sakit demam atau harus dirawat inap, Kakak malah nombok bayar rumah sakit pakai uang gaji sendiri. Yuk cek tabel perbandingan perlindungan antara BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi dari majikan di bawah ini:

PerlindunganBPJS KetenagakerjaanAsuransi dari Majikan
Sakit Biasa & Rawat Jalan (Flu, demam, sakit gigi)❌ Tidak ditanggung saat di luar negeri.✅ Ditanggung (biaya klinik & obat), tapi ada batas biayanya.
Kecelakaan Saat Kerja✅ Ditanggung biaya berobat & ada santunan tunai.✅ Ditanggung penuh sesuai aturan hukum ketenagakerjaan di sana.
Operasi & Rawat Inap (Bukan karena kerja)❌ Tidak ditanggung.✅ Ditanggung, tapi ada limit plafon maksimalnya (misal mentok di angka tertentu).
Pemulangan Jenazah❌ Tidak mengurus langsung (hanya memberi santunan).✅ Ditanggung penuh biaya tiket pesawat dan urusan kepulangan jenazah.
Santunan Kematian✅ Dapat uang tunai untuk ahli waris di kampung.❌ Tidak ada uang santunan bulanan untuk keluarga yang ditinggalkan.
Tabungan Hari Tua✅ Ada uang tunai yang dicairkan saat pensiun/pulang.❌ Tidak ada.

Apa Saja yang Umumnya Ditanggung Majikan?

Di negara maju seperti Hong Kong atau Taiwan, majikan wajib hukumnya membelikan asuransi kesehatan buat Kakak. Ini sangat menolong untuk sakit sehari-hari.

Asuransi majikan ini biasanya akan menanggung biaya dokter umum, obat-obatan, sampai biaya rawat inap dan operasi. Kalau ada musibah, mereka juga yang menanggung biaya kepulangan jenazah.

Tapi ingat Kak, asuransi dari majikan itu ada "limit" atau batas maksimalnya. Kalau tagihan bedah atau rumah sakit melebihi batas tersebut, sisa biayanya tidak ditanggung.

Hati-Hati, Ada Celah yang Tidak Ter-Cover Keduanya!

BPJS melindungi Kakak ketika terjadi kecelakaan sampai memberikan santunan ke keluarga, sedangkan majikan melindungi sakit biasa. Tapi, ada celah ketika PMI terkena penyakit kritis (seperti jantung atau kanker).

Biaya pengobatan sakit kritis sangat mahal dan sering kali melewati batas limit asuransi majikan. Selain itu, bagaimana nasib keluarga di rumah jika musibah terburuk menimpa Kakak?

Santunan kematian dari BPJS memang ada, tapi jumlahnya terbatas untuk bisa memenuhi biaya makan harian dan sekolah anak sampai lulus. Sementara asuransi majikan hanya mengurus pemulangan jenazah, tanpa santunan keluarga.

Wajib Paham Sebelum Berangkat

Dengan memahami asuransi, Kakak jadi tahu apa saja celah yang belum terlindungi. Kakak tidak akan mudah tertipu atau kaget saat melihat tagihan rumah sakit.

Jika Kakak adalah tulang punggung keluarga, mulailah mempertimbangkan untuk beli asuransi jiwa pribadi. Asuransi tambahan ini akan memastikan keluarga di kampung tetap punya pegangan uang besar kalau terjadi apa-apa pada Kakak.

Sumber: