Cara Mengatasi Homesick sebagai Pekerja Rumah Tangga di Hong Kong
Homesick adalah hal yang sangat wajar — hampir semua PMI yang baru datang ke Hong Kong merasakannya, bahkan yang sudah berpengalaman sekalipun. Rindu keluarga, kangen masakan rumah, tidak terbiasa dengan bahasa dan budaya baru — semua itu nyata dan bukan tanda kelemahan. Kabar baiknya: ada banyak cara praktis untuk mengatasinya, dan biasanya setelah tiga bulan pertama, perasaan ini mulai jauh berkurang.
Mengapa Homesick Sangat Umum di Kalangan PMI Hong Kong?
Homesick bukan hanya soal merindukan orang-orang terkasih. Ada beberapa faktor yang membuat perasaan ini lebih berat bagi FDH di Hong Kong:
- Jarak dan zona waktu — Indonesia dan Hong Kong berbeda 1 jam, tapi jarak fisiknya terasa sangat jauh
- Bahasa asing — tidak bisa berkomunikasi lancar dengan majikan atau orang sekitar membuat rasa sepi makin dalam
- Tinggal bersama majikan (live-in) — tidak punya ruang pribadi yang benar-benar "milikmu" sendiri
- Jauh dari anak dan suami — ini sering menjadi sumber homesick paling berat
Mengakui bahwa kamu homesick bukan berarti kamu lemah. Ini adalah respons normal manusia terhadap perubahan besar dalam hidup.
Apa Tips Praktis untuk Mengurangi Rasa Homesick Setiap Hari?
Berikut beberapa cara yang terbukti membantu banyak PMI Indonesia:
Jadwalkan video call dengan keluarga secara rutin
Jangan tunggu sampai kangen tak tertahankan baru menelepon. Buat jadwal tetap — misalnya setiap Minggu pagi pukul 09.00 — sehingga keluarga juga bisa menantikan saat itu. Gunakan WhatsApp atau FaceTime yang gratis via WiFi. Melihat wajah anak atau orang tua walau melalui layar sangat membantu.
Masak makanan Indonesia di hari libur
Aroma dan rasa makanan dari kampung halaman sangat ampuh mengobati rasa rindu. Minta izin majikan untuk sesekali memasak di dapur. Bahan-bahannya bisa kamu cari di toko produk Indonesia di kawasan Jordan atau Tsim Sha Tsui.
Tonton konten Indonesia
YouTube, sinetron, podcast dalam bahasa Indonesia — ini cara mudah tetap terhubung dengan "rumah" meski dari jauh. Dengarkan lagu favorit, tonton channel masak Indonesia, atau ikuti berita dari kampung halaman.
Aktif di komunitas
Jangan habiskan hari libur sendirian di kamar. Pergi ke Victoria Park, Causeway Bay setiap Minggu — di sana ada ribuan teman senegara yang bisa diajak ngobrol, berbagi cerita, atau sekadar duduk bersama.
Bagaimana Komunitas dan Gereja Bisa Membantu?
Manusia adalah makhluk sosial, dan koneksi dengan orang-orang yang memiliki pengalaman serupa adalah obat paling ampuh untuk homesick. Di Hong Kong, kamu tidak perlu merasa sendirian:
- Victoria Park setiap Minggu — tempat berkumpul terbesar komunitas Indonesia, ramai dan hangat
- Gereja berbahasa Indonesia — ada di Kowloon dan Hong Kong Island; selain ibadah, gereja sering mengadakan kegiatan sosial dan pertemuan komunitas
- IMWU dan Kotkiho — organisasi yang peduli pada kesejahteraan PMI, bisa jadi tempat curhat dan mencari solusi
Bergabung dengan komunitas juga akan memberimu informasi yang kamu butuhkan: cara ganti majikan jika ada masalah, tips mengirim uang, rekomendasi toko murah, dan sebagainya.
Bagaimana Menjaga Mindset agar Tetap Kuat?
Di balik rasa rindu, ada tujuan yang lebih besar. Ingat kembali alasan kamu datang ke Hong Kong:
- Untuk menyekolahkan anak
- Untuk membangun rumah
- Untuk modal usaha setelah pulang
- Untuk masa depan keluarga yang lebih baik
Setiap hari yang kamu jalani di Hong Kong — walau berat — adalah kontribusi nyata untuk tujuan itu. Gaji HK$4,990 yang kamu terima setiap bulan, ketika dikelola dengan baik, bisa mengubah kehidupan keluargamu secara permanen.
Selain itu, Hong Kong punya banyak taman hijau dan jalur hiking yang indah dan gratis — seperti Shing Mun Country Park, Lion Rock, atau Dragon's Back. Berjalan di alam terbuka adalah cara luar biasa untuk menjernihkan pikiran dan menenangkan hati.
Kapan Homesick Perlu Mendapat Perhatian Lebih Serius?
Homesick yang normal biasanya mereda setelah beberapa minggu atau bulan. Tapi waspadalah jika kamu mulai merasakan:
- Tidak bisa tidur atau makan secara normal berhari-hari
- Kehilangan minat pada semua hal, termasuk hal yang biasanya kamu nikmati
- Perasaan putus asa yang terus-menerus
- Pikiran yang tidak baik tentang dirimu sendiri
Jika ini terjadi, jangan simpan sendiri. Hubungi teman, komunitas, atau konseling:
- IMWU atau Kotkiho — bisa ditemui di Victoria Park setiap Minggu
- IFSC (Integrated Family Service Centre): 2815 7711 — layanan konseling dan dukungan
- Konsulat Jenderal RI HK: +852 3651 9300
Minta bantuan adalah tanda keberanian, bukan kelemahan.
Kesimpulan
Homesick adalah bagian dari perjalanan kerja di luar negeri — hampir semua PMI merasakannya dan berhasil melewatinya. Dengan menjadwalkan komunikasi keluarga secara teratur, aktif di komunitas Indonesia, menjaga kesibukan yang positif, dan mengingat kembali tujuan besar yang sedang kamu perjuangkan, perasaan itu akan semakin bisa dikelola.
Kamu kuat. Kamu di sini untuk alasan yang besar. Dan kamu tidak sendirian.
Kelola keuangan dan kirim uang ke keluarga di Indonesia dengan mudah lewat Yourpay.
Download aplikasi Yourpay sekarang →