5 Ide Usaha PMI: Dirintis Sekarang, Dikembangkan Kemudian
Siapa bilang buka usaha nunggu pulang? Ini 5 ide usaha yang bisa dimodali PMI dari luar negeri dan dijalankan oleh keluarga di kampung halaman.
Halo Teman Rantau! Bekerja jauh dari keluarga untuk mengumpulkan uang memang bukan hal yang mudah. Pasti ada mimpi, suatu saat nanti uang tabungan itu bisa diputar jadi usaha biar kita punya pegangan yang kuat di masa depan.
Tapi, siapa bilang buka usaha harus nunggu masa kontrak habis dan pulang ke Indonesia dulu?
Kenyataannya, banyak lho teman-teman PMI yang saat ini masih aktif bekerja di perantauan, tapi di kampung halamannya sudah punya usaha kecil-kecilan yang berjalan lancar. Rahasianya? Kakak yang memberikan modal dan jalankan dengan keluarga di rumah.
Jadi, pas kakak nanti pensiun jadi PMI dan pulang ke Indonesia, usahanya sudah stabil dan kakak tinggal meneruskan. Yuk, intip 5 ide usaha yang gampang dirintis dari sekarang bareng keluarga:
1. Warung Sembako
Sembako seperti beras, minyak goreng, telur, dan mi instan pasti dibeli orang setiap hari. Kalau ada ruangan kosong di depan rumah atau teras, kakak bisa kirim modal awal untuk beli rak dan isinya sedikit demi sedikit.
Minta pasangan atau keluarga di rumah yang menjaga warungnya. Keuntungannya? Uang hasil warung bisa diputar lagi atau dipakai buat kebutuhan makan mereka sehari-hari, jadi kakak tidak perlu pusing kirim uang belanja terlalu banyak lagi.
2. Jualan Makanan
Kalau keluarga di rumah punya hobi masak, ini peluang emas. Menariknya lagi, kakak bisa membagikan resep masakan unik atau camilan yang kakak pelajari selama di perantauan. Lalu keluarga di rumah yang memasak sekaligus memasarkan dan mempromosikannya ke tetangga sekitar atau lewat grup WhatsApp dan Facebook desa. Keluarga bisa jualan dalam bentuk warung makan atau layanan pesan-antar lewat WhatsApp.
3. Kebun Sayur
Punya pekarangan nganggur di sekitar rumah? Minta keluarga untuk menanam sayuran yang cepat panen seperti cabai, tomat, kangkung, atau sawi. Modalnya sangat kecil, hanya butuh beli bibit dan pupuk.
Hasil panennya tidak melulu harus dijual, lho! Sayuran segar ini bisa dinikmati sendiri oleh keluarga di rumah. Selain jauh lebih hemat uang belanja harian, makan sayur hasil kebun sendiri juga pastinya lebih sehat karena bebas bahan kimia berlebih. Kalau panennya melimpah, barulah kelebihannya dijual ke tukang sayur keliling atau tetangga.
4. Beternak Skala Rumahan
Usaha ternak sangat cocok sebagai investasi jangka panjang. Lahan di rumah sempit? Tidak masalah! Kakak bisa memilih ternak yang tidak butuh lahan luas, seperti beternak ayam kampung di halaman belakang atau budidaya ikan lele di dalam ember.
Kakak tinggal mengirimkan modal beli bibit ayam atau lele, lalu serahkan ke keluarga untuk dikasih makan setiap hari. Sambil kakak sibuk bekerja menyelesaikan kontrak 2-3 tahun, ternak di rumah diam-diam sudah beranak pinak dan membesar siap panen.
5. Buka Jasa Titip atau Jastip
Ini dia usaha yang sangat kekinian dan cocok untuk keluarga PMI. Daripada sekadar jualan online biasa, keluarga kakak bisa membuka layanan jastip dua arah.
Buat keluarga atau teman di Indonesia yang penasaran mau icip-icip camilan unik atau barang dari luar negeri, kakak yang bertugas membelikan dan mengirimkannya. Sebaliknya, buat teman-teman sesama PMI yang kangen berat dengan bumbu, kerupuk, atau makanan khas Indonesia, keluarga di rumahlah yang bertugas mencarikan, dan mengirimkan paket ke negara tempat Kakak bekerja.
Kunci sukses dari semua usaha ini adalah komunikasi dan rasa saling percaya dengan keluarga di rumah. Yuk, mulai rencanakan aset masa depan dari sekarang!