Gaji Habis Dikirim ke Kampung? Ini Cara Nabung ala PMI!
70% gaji dikirim ke keluarga? Sisa uangnya tetap bisa ditabung kok! Kenali cara gampang tentukan target nabung, trik album kartu, sampai beli sawah.
Halo Teman Rantau! Siapa di sini yang kalau gajian, rasanya uang cuma "numpang lewat" di dompet?
Pasti banyak yang senyum-senyum sendiri. Kenyataannya, bekerja jadi PMI itu perhitungannya beda. Kalau gaji Kakak sebulan Rp10 juta, biasanya 60% sampai 70% (sekitar Rp6-7 juta) sudah pasti langsung dikirim ke kampung halaman untuk biaya hidup keluarga dan sekolah anak.
Sisanya yang 30% itulah yang baru bisa Kakak pakai buat uang pegangan kalau hari Minggu libur, buat dana darurat, dan buat tabungan pensiun. Terus, bagaimana cara nabung kalau sisanya cuma sedikit? Jangan boros dulu, Kak! Yuk, ubah mindset kita dengan cara yang realistis ini.
1. Tentukan Target dan Hitung Mundur (Gampang Banget!)
Menabung itu jangan asal sisa, tapi harus ada targetnya. Mulailah dari mimpi yang kecil dan masuk akal.
Coba kita hitung mundur: Misalnya dalam 1 tahun ke depan, Kakak ingin punya tabungan darurat sebesar Rp1.200.000. Kalau dibagi 12 bulan, berarti Kakak cuma perlu menyisihkan Rp100.000 saja setiap bulannya!
Kalau targetnya jelas seperti ini, menabung tidak akan terasa berat. Nanti kalau sudah terbiasa, Kakak bisa menaikkan targetnya pelan-pelan untuk beli tanah atau modal usaha.
2. Beda Negara, Beda Gaya Nabungnya
Nah, teman-teman PMI di berbagai negara biasanya punya trik unik sendiri untuk mengamankan sisa uang 30% tadi supaya tidak habis buat jajan. Kakak termasuk yang mana nih?
- Trik "Album Kartu" (Populer di Hong Kong, Taiwan, Singapura): Karena Kakak sering pegang uang cash dalam mata uang asing (Dolar Hong Kong, Dolar Singapura, atau Dolar Taiwan), banyak yang suka pakai trik Binder atau Album Kartu. Caranya: Siapkan album plastik bening yang biasa dipakai untuk simpan kartu/foto. Tetapkan nilai pecahannya, lalu masukkan satu lembar uang kertas asing ke dalam setiap satu plastik (sleeve). Kalau albumnya makin penuh, rasanya makin semangat dan uangnya aman dari godaan jajan!
- Trik "Nabung Aplikasi & Aset" (Populer di Korea Selatan): Teman-teman PMI di Korea Selatan biasanya sudah lebih terbiasa dengan sistem cashless (non-tunai). Jadi, sisa uangnya langsung dikunci dalam aplikasi perbankan digital. Selain itu, karena gajinya lumayan besar, banyak yang langsung mengubah bentuk tabungannya menjadi aset fisik di kampung. Begitu uang kumpul, langsung dibelikan tanah, kebun, atau sawah, lalu sertifikatnya disimpan aman.
3. Disiplin Adalah Kunci
Bekerja di luar negeri memang banyak godaannya. Melihat teman beli baju bermerek, ikut tren skincare terbaru, atau sering makan di restoran pas hari libur memang bikin ngiler.
Sesekali jajan atau jalan-jalan healing pas hari Minggu tentu sangat boleh, Kak! Kita juga butuh hiburan. Tapi ingat, kalau dilakukan setiap minggu, sisa uang 30% tadi bisa habis tak bersisa. Ingat selalu apa tujuan utama Kakak merantau jauh dari keluarga.
Yuk, mulai praktikkan cara nabung simpel ini dari sekarang. Kalau nanti dapat bonus atau uang lemburan ekstra, langsung masukkan ke "Album Kartu" atau jadikan tambahan beli sawah impian, ya!